Budidaya Jamur Untuk Kebutuhan Mahasiswa

Budidaya Jamur Untuk Kebutuhan Mahasiswa

Memelihara Jamur agar memenuhi keperluan mahasiswa. Namun Budidaya Jamur Untuk Kebutuhan Mahasiswa. Bukan sekedar pendidikan dalam bidang akademi Teologi keagamaan kristen. STT Diakonos juga mengajarkan kepada para segala Karyawan dan Mahasiswa untuk lebih maju dan mandiri. Kali ini STT Diakonos panen Jamur Tiram. Dengan memanfaatkan lahan dan media yang ada. Karyawan dan Mahasiswa STT Diakonos menanam Jamur Tiram. Untuk pemberdayaan Jamur Tiram ini tidak terlalu sulit dan biaya yang murah.
Panen Jamur 04 Mey 2017

Jamur Tiram

Pada Gambar tersebut terlihat jamur yang sedang mulai tumbuh dan begitu bersih putih. Jamur tiram ini bisa sehari panen 1 – 2x apabila dirawat dengan baik dan benar. Kami menjual jamur ini dengan harga murah dan terjangkau per kilogram cukup dengan 15.000 terbilang Lima Belas Ribu Rupiah. Karena banyak peminat dan pembeli jamur kami setiap hari laku habis. Bersukur kepada Tuhan Yesus yang selalu memberi berkat dan melimpahkan berkatnya.
Panen Jamur 04 Mey 2017

Nampak Ibu Ester Muria yang sedang menggenggam jamur tiram yang sudah layak panen dari ladang jamur dan penjualan jamur ini untuk membeli bibit atau kebutuhan mahasiswa. Gambar tersebut adalah waktu panen pagi hari dari bibit jamur yang sudah tumbuh pada sore hari.

Panen Jamur 04 Mey 2017
Inilah ladang jamur kami yang sedang kami kembangkan oleh Bapak Pujiono dan Ibu Ester Muria. Pada siang hari nampak jamur yang sudah mulai tumbuh kembali saat pagi hari tadi sudah dipanen. Apabila cara merawat jamur tiram ini dengan baik dan benar maka akan terjadi sirkulasi panen pagi dan sore hari.

 

Panen Jamur 04 Mey 2017
Gambar Diatas adalah jamur tiram yang sudah dicuci dan siap untuk diedarkan kepada para konsumen atau pembeli. Kami tidak menjual semua hasil panen karena untuk dikonsumsi sebagai lauk dalam kebutuhan asrama sehari – hari.
Panen Jamur 04 Mey 2017

Hasil Jamur Untuk Memenuhi Kebutuhan Asrama

Sore hari telah tiba saatnya panen untuk yang ke dua kalinya. Nampak Ibu Nunung dan Ibu Ester Muria sedang memetik jamur tiram dan Bapak Pujoono serta Bapak Juniadi dibelakang sedang membantu untuk memetik jamur tiram. Apabila anda suka pada tulisan atau artikel ini silahkan ikuti kami lalu share atau bagikan artikel ini agar berguna kepada para pembaca lain.
Bagikan
BACA ARTKEL LAINNYA :  Ibadah Bahasa Mandarin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *